Di House of Tugu Jakarta, setiap koktail diracik sebagai narasi budaya. Bird of a Feather adalah storytelling gin cocktail ikonik di Jakarta, terinspirasi dari gang-gang bersejarah Glodok dan Petak Sembilan, kawasan yang sejak lama dikenal dengan tradisi memelihara burung dalam budaya Tionghoa-Indonesia serta kehidupan pasar yang khas.
Koktail khas ini merefleksikan masa ketika para pedagang menjual burung kicau seperti perkutut dan murai batu, dipajang dalam sangkar bambu buatan tangan. Tradisi memelihara burung, yang dipengaruhi budaya Tiongkok Selatan, melambangkan harmoni, kesabaran, dan ritual sehari-hari—nilai-nilai yang diterjemahkan ke dalam pengalaman koktail yang berkarakter.
Menggunakan Pomelo Gin sebagai dasar, koktail ini memadukan passionfruit purée, calamansi juice dan calamansi gomme, lime segar, serta daun mint untuk menghadirkan kesegaran tropis yang cerah, diseimbangkan dengan all spice syrup yang memberikan kehangatan dan kedalaman rasa. Disajikan dalam bird-shaped glass, presentasinya memperkuat inspirasi avian sekaligus menambah daya tarik visual.
Lebih dari sekadar minuman, Bird of a Feather adalah heritage-inspired cocktail di Jakarta, ideal bagi pencinta koktail, penikmat budaya, dan wisatawan yang mencari koktail unik di House of Tugu Jakarta. Kreasi ini mencerminkan filosofi House of Tugu Jakarta—di mana setiap koktail selalu bercerita.



