Indonesia Cultural Dining Series
With Classical Dance Performance at Hotel Tugu Malang
“ Dewi Sekartaji “
Sejalan dengan missi Hotel Tugu Malang untuk membawa kembali seni, jiwa dan romantisme Indonesia di masa lalu, mulai hari Rabu tanggal 15 October 2014 mendatang dilanjut dengan setiap hari Rabu berikutnya, Hotel Tugu Malang akan menghadirkan Malam Budaya yang diberi judul: Indonesia Cultural Dining Series.
Bersama-sama dengan para pecinta sekaligus pelaku seni tari di kota Malang, kami menggali dan mengeksplore ragam tari klasik di kota Malang untuk dapat dinikmati oleh masyarakat maupun wisatawan asing yang rindu untuk dapat melihat pertunjukan budaya dengan jadwal dan tempat yang rutin serta dapat diagendakan. Sebaliknya untuk para pelaku seni tari klasik kota Malang, mereka akan mendapat tempat dan audience yang lebih dari memadai untuk dapat mengekspresikan rasa seni dan cinta mereka akan seni tari kota Malang.
Tidak hanya sekedar pertunjukan sendratari, tapi Hotel Tugu Malang yang dikenal sebagai ikon kota yang banyak menarik minat wisatawan nusantara maupun manca untuk datang menikmati keindahan arsitektur dan koleksi seni dan antik Indonesia, akan mengemas pertunjukan budaya ini dengan santap malam dalam suasana elegan. Dalam pertunjukan perdana di hari Rabu 15 October ini, akan ditampilkan sendratari topeng Malang berjudul ‘Dewi Sekartaji’
Topeng Malang sendiri adalah kesenian tari topeng dari daerah Malang, yang biasanya membawa cerita yang berasal dari kisah Panji yang menceritakan tentang kisah percintaan Raden Panji Asmoro Bangun (Inu Kertapati) dengan Putri Sekartaji (Chandra Kirana). Sedikit menelurusuri Sejarah Topeng Malang, maka berdasarkan beberapa catatan sejarah, Topeng Malang adalah sebuah kesenian kuno yang usianya lebih tua dari Kota Malang sendiri. Berita tentang adanya istilah drama tari topeng dapat dijumpai dalam prasasti Jaha yang berangka tahun 762 Saka atau 840 masehi dimana masih menggunakan sumber lakon dari Epos Ramayana gubahan dinasti raja-raja mataram Kuno abad VIII.
Dan untuk melengkapi “cultural evening” ini, santap malam akan disajikan dengan eksplorasi hidangan khas setempat dengan rasa otentik serta penampilan yang menggugah selera sekaligus romantisme masa lalu yang indah. Acara ini akan mengambil tempat di ruang Tirta Gangga yaitu sebuah ruang makan exclusive yang diciptakan dengan memadukan atmosphere Barat & Timur yang elegan, ruangan mempesona ini didesain untuk menghadirkan kembali masa kejayaan ‘Jalur Sutra’ dan ‘Jalur Rempah’
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Yudha Susanti di 0341-363891, malang[at]tuguhotels[dot]com

http://travel.kapanlagi.com




